Teks Hadis :
قال الصادق صلوات الله عليه:
إنَّ اللهَ واحدٌ أحدٌ متوحِّدٌ بالوحدانيةِ متفرِّدٌ بأمرِه، خلقَ خلقًا ففوَّضَ إليهم أمرَ دينِه، فنحنُ هُم يا ابنَ أبي يعفور.
نحنُ حُجَّةُ اللهِ في عبادِه وشهداؤُه على خلقِه وأمناؤُه على وحيِه وخُزَّانُه على علمِه ووجهُه الذي يُؤتَى منه وعينُه في بريَّتِه ولسانُه الناطقُ وبابُه الذي يُدَلُّ عليه.
نحنُ العالِمونَ بأمرِه والدَّاعونَ إلى سبيلِه، بنا عُرِفَ اللهُ وبنا عُبِدَ اللهُ، نحنُ الأدِلَّاءُ على اللهِ، ولولانا ما عُبِدَ اللهُ.
بحار الأنوار ج ٢٦
Terjemah :
Imam Ja’far ash-Shadiq a.s. bersabda:
“Sesungguhnya Allah itu Esa, Tunggal, Maha Unik dalam keesaan-Nya, dan berdiri sendiri dalam urusan-Nya. Dia menciptakan makhluk, lalu menyerahkan kepada mereka urusan agama-Nya. Maka kami itulah mereka, wahai putra Abu Ya’fur.
Kami adalah hujjah (bukti dan wakil) Allah atas hamba-hamba-Nya, para saksi-Nya atas makhluk-Nya, para pemegang amanah wahyu-Nya, para penjaga ilmu-Nya, wajah-Nya yang melalui-Nya manusia mendatangi Allah, mata-Nya di tengah makhluk-Nya, lisan-Nya yang berbicara, dan pintu-Nya yang menunjukkan kepada-Nya.
Kami adalah orang-orang yang mengetahui perintah-Nya dan mengajak kepada jalan-Nya. Melalui kami Allah dikenal, melalui kami Allah disembah. Kami adalah para penunjuk jalan kepada Allah. Seandainya bukan karena kami, niscaya Allah tidak akan disembah.”
Sumber: Bihar al-Anwar, jilid 26.
