Teks Hadis :
سبع خصال لشيعة أمير المؤمنين
عن أبي حمزة الثمالي، عن الإمام علي بن الحسين (عليهما السلام)، قال: قال سلمان المحمدي (رحمه الله):
كنت ذات يوم جالساً عند رسول الله (صلى الله عليه وآله)، إذ أقبل علي بن أبي طالب (عليه السلام)، فقال له:
يا علي، ألا أبشرك؟
قال: بلى يا رسول الله.
قال: هذا حبيبي جبرئيل يخبرني عن الله جل جلاله أنه قد أعطى محبك وشيعتك سبع خصال:
الرفق عند الموت،
والأنس عند الوحشة،
والنور عند الظلمة،
والأمن عند الفزع،
والقسط عند الميزان،
والجواز على الصراط،
ودخول الجنة قبل سائر الناس من الأمم بثمانين عاماً.
بحار الأنوار: 61 / 240 / 6
Terjemahan :
Tujuh Keutamaan bagi Syiah Amirul Mukminin
Dari Abu Hamzah ats-Tsumali, dari Imam Ali bin Husain a.s., beliau berkata: Salman al-Muhammadi ra. berkata:
Pada suatu hari aku sedang duduk di sisi Rasulullah ﷺ, lalu Ali bin Abi Thalib a.s. datang menghadap.
Maka Rasulullah bersabda kepadanya:
“Wahai Ali, maukah aku memberimu kabar gembira?”
Ali as menjawab:
“Tentu, wahai Rasulullah.”
Rasulullah bersabda:
“Ini Jibril, kekasihku, memberitahuku dari Allah Yang Mahamulia bahwa Dia telah menganugerahkan kepada para pecintamu dan Syiahmu tujuh keistimewaan:
- Kelembutan dan kemudahan saat menghadapi kematian.
- Rasa akrab dan ketenangan ketika kesepian.
- Cahaya di saat kegelapan.
- Rasa aman ketika ketakutan melanda.
- Keadilan saat penimbangan amal (mizan).
- Kemudahan melewati shirath.
- Masuk surga sebelum umat-umat lainnya dengan selisih delapan puluh tahun.”
(Sumber: Bihar al-Anwar, jilid 61, halaman 240, hadis 6)
__
Perlu dicatat bahwa dalam literatur Syiah, istilah “Syiah Ali” tidak sekadar berarti orang yang mengaku mencintai Imam Ali a.s., tetapi mereka yang mengikuti ajaran, akhlak, dan ketaatan kepada beliau serta para Imam Ahlulbait a.s. sebagaimana dijelaskan dalam banyak riwayat lainnya.
🌹🌹🌹
