Hari Ghadir Khum adalah Hari Wilayah Ilahi
🔅 Dari Abdullah bin al-Fadhl al-Hasyimi, dari Imam Ja’far ash-Shadiq, dari ayahnya, dari para leluhurnya (alaihimus salam), beliau berkata:
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Hari Ghadir Khum adalah hari raya yang paling utama bagi umatku. Hari itu adalah hari ketika Allah Yang Mahatinggi memerintahkanku untuk mengangkat saudaraku, Ali bin Abi Thalib عليه السلام, sebagai panji bagi umatku agar mereka mendapatkan petunjuk melaluinya setelahku. Hari itu pula Allah menyempurnakan agama, melengkapi nikmat-Nya atas umatku, dan meridai Islam sebagai agama bagi mereka.
Kemudian beliau ﷺ bersabda:
‘Wahai manusia! Sesungguhnya Ali berasal dariku dan aku berasal dari Ali. Ia diciptakan dari tanahku. Ia adalah imam bagi seluruh makhluk setelahku. Ia menjelaskan kepada mereka perkara-perkara dari sunnahku yang mereka perselisihkan. Ia adalah Amirul Mukminin, pemimpin orang-orang yang bercahaya wajah dan anggota wudhunya, pemimpin kaum mukminin, sebaik-baik wasi (penerus), suami penghulu wanita seluruh alam, dan ayah para imam yang mendapat petunjuk.
Wahai manusia! Barang siapa mencintai Ali, aku akan mencintainya. Barang siapa membenci Ali, aku akan membencinya. Barang siapa menyambung hubungan dengan Ali, aku akan menyambung hubungan dengannya. Barang siapa memutus hubungan dengan Ali, aku akan memutus hubungan dengannya. Barang siapa menjauhi Ali, aku akan menjauhinya. Barang siapa menjadikan Ali sebagai wali, aku akan menjadi walinya. Dan barang siapa memusuhi Ali, aku akan memusuhinya.
Wahai manusia! Aku adalah kota hikmah, dan Ali bin Abi Thalib adalah pintunya. Kota itu tidak dapat dimasuki kecuali melalui pintunya. Dan berdustalah orang yang mengaku mencintaiku tetapi membenci Ali.
Wahai manusia! Demi Zat yang mengutusku dengan kenabian dan memilihku atas seluruh makhluk, aku tidak mengangkat Ali sebagai panji bagi umatku di bumi hingga Allah terlebih dahulu mengumumkan namanya di langit-langit-Nya dan mewajibkan wilayah (kepemimpinannya) atas para malaikat-Nya.'”
📗 Al-Amali karya Syaikh ash-Shaduq.
