Dalam Kitab Bihar al-Anwar, Juz 43 :

خَرَجَ النَّبِيُّ (صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ) وَهُوَ آخِذٌ بِيَدِ فَاطِمَةَ عَلَيْهَا السَّلَامُ فَقَالَ:
مَنْ عَرَفَ هَذِهِ فَقَدْ عَرَفَهَا، وَمَنْ لَمْ يَعْرِفْهَا فَهِيَ فَاطِمَةُ بِنْتُ مُحَمَّدٍ، وَهِيَ بَضْعَةٌ مِنِّي وَهِيَ قَلْبِي وَرُوحِي الَّتِي بَيْنَ جَنْبَيَّ، فَمَنْ آذَاهَا فَقَدْ آذَانِي، وَمَنْ آذَانِي فَقَدْ آذَى اللهَ

Artinya:

Nabi (Shallallahu ‘alaihi wa Aalihi) keluar sambil memegang tangan Fatimah as, lalu bersabda:
“Barangsiapa yang mengenal dia, maka sungguh telah mengenalnya. Dan barangsiapa yang belum mengenalnya, maka dia adalah Fatimah binti Muhammad, dia adalah belahan jiwaku, dia adalah hatiku dan ruhku yang ada di antara dua lambungku. Maka barangsiapa yang menyakitinya, maka telah menyakitiku, dan barangsiapa yang menyakitiku, maka telah menyakiti Allah.”