Teks Hadis :
قال الإمام الباقر «عليه السلام»
أَمَا أَنَّهُ لَيْسَ عِنْدَ أَحَدٍ مِنَ النَّاسِ حَقٌّ وَلَا صَوَابٌ إِلَّا شَيْءٌ أَخَذُوهُ مِنَّا أَهْلَ الْبَيْتِ، وَلَا أَحَدٌ مِنَ النَّاسِ يَقْضِي بِحَقٍّ وَعَدْلٍ وَصَوَابٍ إِلَّا مِفْتَاحُ ذَلِكَ الْقَضَاءُ وَبَابُهُ وَأَوَّلُهُ وَسَبَبُهُ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ، فَإِذَا اشْتَبَهَتْ عَلَيْهِمُ الْأُمُورُ كَانَ الْخَطَأُ مِنْ قِبَلِهِمْ، إِذَا أَخْطَأُوا وَالصَّوَابُ مِنْ قِبَلِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ.
وَقَالَ أَيْضاً «صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْهِ»: كُلُّ مَا لَمْ يَخْرُجْ مِنْ هَذَا الْبَيْتِ فَهُوَ بَاطِلٌ.
بحار الأنوار
Terjemahan:
Imam al-Baqir ‘alaihissalam bersabda:
“Ketahuilah bahwa tidak ada seorang pun dari manusia yang memiliki kebenaran dan tidak ada kebenaran kecuali sesuatu yang mereka ambil dari kami Ahlulbait. Dan tidak ada seorang pun dari manusia yang bisa memutuskan dengan hak, adil, dan benar kecuali kunci dari keputusan itu, pintunya, awalnya, dan sebabnya adalah Ali bin Abi Thalib.
Maka apabila perkara menjadi rancu bagi mereka, maka kesalahan itu berasal dari mereka sendiri. Jika mereka salah, maka Sesungguhnya kebenaran itu hanya berasal dari Ali bin Abi Thalib as .”
Beliau juga bersabda ‘sholawatullah ‘alaih’: “Segala sesuatu yang tidak keluar dari rumah ini, maka ia adalah batil.”
Bihar al-Anwar
Hadits ini menegaskan 2 hal pokok:
- Sumber kebenaran dan keadilan di tengah umat adalah Ahlulbait, dan pintunya adalah Imam Ali bin Abi Thalib ‘alaihissalam. Jika umat menyimpang, maka kesalahan ada pada mereka yang meninggalkan Ahlulbait.
- Standar kebenaran: Semua ilmu, hukum, dan ajaran yang tidak berasal dari Ahlulbait maka itu batil.
